Pages

Subscribe:

Sabtu, 10 Maret 2012

alat musik keroncong

 
keroncong
  
Musik Kebanggan Bangsa kita
Kroncong?. "Memang nggak ada musik laen yang lebih in apa"
"Bukan musik saya, musik mbah saya lebih tepatnya"
"Musik jadul, konvensional, nggak bermutu, nggak ngikutin tekno, gaptek, katrok, ndheso, kuno,
atau apalah yang berbau primitip".

Mungkin pendapat di atas mewakili sebagian besar apresiasi generasi sekarang dan bisa jadi pada generasi mendatang,sebenarnya sah2 saja namanya juga selera atau hak asasi. Dan mungkin saja karena memang belum dan nggak mau tau tentang musik nusantara yang menjadi kebanggaan Indonesia. Musik keroncong seringkali dijadikan media hiburan atau aset bangsa yang sering ditunjukkan kepada tamu negara di Istana. Dan teknik yang harus dikuasai malahan lebih rumit alias termasuk memiliki tingkat tinggi jika dibandingkan budaya poprockyang tengah hadir di media-media masa. Atau juga mungkin masalah publikasi, sosialisasi, pengetahuan, promosi, atau apa saja yang kurang mendukung tentang eksistensi musik bersejarah unik ini.

Pada muatan musik nusantara sebelumnya telah disampaikan tentang batasan jenis musik yang berwawasan nusantara. Salah satu jenis musik berwawasan nusantara tersebut adalah keroncong. Kedatangan bangsa Portugis dan Spanyol pada abad ke-16 di salah satu kawasan nusantara, tepatnya Mauluku ternyata tidak hanya untuk kepentingan pribadi mereka. Akan tetapi mereka sudah mengiven sebuah budaya baru, yakni musik. Mereka telah mampu memberi pengaruh terhadap perkembangan musik di tanah air. Ada beberapa jenis musik keroncong, dimana tiap jenisnya mempunyai perbedaan pemakaian instrumen musiknya maupun dimana jenis musik tersebut berkembang.
Dalam bentuk awal dari musik keroncong adalah moresco, yang penyajiannya didominasi musik berdawai. seperti biola, ukulele, maupun selo. Gabungan alat musik tersebut masih dipakai oleh komunitas Keroncong Tugu (keturunan budak Portugis dari Ambon yang tinggal di Kampung Tugu, Jakarta Utara).
Tidak hanya disitu, dengan timbulnya ide untuk mempribumikan musik keroncong, untuk selanjutnya dipakai instrumen musik daerah seperti satu set gamelan (dlm musik keroncong instrumen gamelan yang dipakai adalah kenong, saron, kendang, dan gong), suling bambu, rebab, dan ditambahkan alat musik sitar yang berasal dari India.

Perjalanan perkembangan musik keroncong selanjutnya yakni pada abad ke-19, penggunaan alat musiknya pun berubah. Pada waktu itu perkembangan musik keroncong sangat populer hingga ke semenanjung Malaya. Instrumen musik keroncong saat ini meliputi :
2 Ukulele yang masing-masing berbeda metode, gitar, biola, flut, celo, dan kontra bas

Ada dua nama besar yang mendominasi eksistensi musik keroncong di tanah air, yakni Gesang dan Ismail Marzuki. Dua komponis tersebut telah banyak mencipta baik musik keroncongmoresco maupun langgam.
Saat bangsa kita dijajah, ternyata ada hal yang menarik berkaitan dengan musik keroncong. Penjajah tidak senang jika ditemui ada para pemuda Indonesia sedang ngumpul. Mereka beranggapan kegiatan mereka bisa-bisa di dalamnya sedang merencanakan sesuatu yang mengganggu mereka. Nah, disinilah musik keroncong punya jasa. Dalam setiap pertemuan-pertemuan para pemuda Indonesia waktu itu selalu dibarengi dengan kegiatan bermain musik, tentunya musik keroncong. Dengan upaya ini mereka beranggapan bahwa para penjajah tidak akan curiga atas apa yang para pemuda Indonesia rencanakan dibalik kegiatan mereka yang sedang bermain musik.
Di bawah ini adalah salah satu contoh lagu keroncong salah satu cara untuk menghimpun persatuan para pemuda Indonesia pada waktu itu dalam upayanya mengusir penjajah yakni dengan cara melibatkan kegiatan bermain musik di setiap pertemuan. Karena dengan cara ini para penjajah tidak lagi curiga atas apa yang direncanakan, termasuk rencana-rencana tentang cara mengusir mereka.

0 komentar:

Poskan Komentar